Jenis-Jenis Penghasilan (Income) - Profitamin

Pro in Profit, Fit for All

Jenis-Jenis Penghasilan (Income)

Jenis-Jenis Penghasilan (Income)

Share This

Dalam hidup ini secara umum kita seumur hidup bekerja mengejar penghasilan dari gaji. Kadang kala terlalu mengharapkan gaji membuat kita merasa dunia itu sempit dan kekurangan, sehinggga membuat beberapa dari kita kecewa setelah pensiun atau tidak bekerja lagi. Untuk itulah berdasarkan buku karangan Robert Kiyosaki “Retire Young Retire Rich” mengatakan perlunya kita memperluas realitas pikiran kita bahwa penghasilan itu tidak hanya dari gaji tapi ada penghasilan yang lainnya. Penghasilan apa sajakah itu? 



1.       Penghasilan Kerja (Earned Income)
Penghasilan kerja yaitu anda yang bekerja untuk memperoleh uang. Merupakan penghasilan yang diterima dalam bentuk gaji. Juga merupakan jenis penghasilan yang Anda minta lebih banyak bila Anda meminta kenaikan, bonus, lembur, dan tip.



1.       Penghasilan Portofolio
 Penghasilan protofolio biasanya adalah penghasilan dari asset kertas seperti saham, obligasi, dan reksadana. Sebagian besar dari semua rekening pensiun mengandalkan penghasilan portofolio dimasa yang akan datang.



1.       Penghasilan Pasif
Penghasilan Pasif biasanya adalah penghasilan royalty dari paten atau penggunaan kekayaan intelektual Anda seperti lagu, buku, barang-barang lain yang mempunyai nilai intelektual.




1.       Penghasilan Residu
 Penghasilan dari bisnis, seperti bisnis pemasaran jaringan atau bisnis waralaba yang Anda miliki tetapi dijalankan oleh orang lain. 



1.       Penghasilan Dividen
Penghasilan yang dapat berupa penghasilan dari saham.


1.       Penghasilan Bunga
Penghasilan dari tabungan atau obligasi.
 


1.       Penghasilan Instrumen Keuangan
Penghasilan ini berasal dari pengalihan hak atas real estat yang dikelola orang lain. 



Nah, kalau sudah bisa memahami bahwa penghasilan yang kita dapatkan tidak hanya berasal dari gaji, semoga bisa membuka pikiran kita agar berpikir dan bertindak kreatif untuk tidak hanya bergantung pada gaji ya.. Apa lagi kalau usia Anda masih tergolong muda dibawah 40 tahun,  sebisa mungkin cari alternative lain untuk mendapat penghasilan tambahan diluar kita bekerja secara konvensional tanpa menggangu pekerjaan utama itu sendiri. Kecuali bila Anda memang merencanakan untuk berwirausaha, Anda bisa mendapat penghasilan selain dari gaji.
 


No comments:

Post a Comment

Pages