Game “Get Rich” For Real Life - Profitamin

Pro in Profit, Fit for All

Game “Get Rich” For Real Life

Game “Get Rich” For Real Life

Share This

Dalam bulan Februari lalu, dunia saya teralihkan oleh pesona seseorang dan sebuah game android. Cuma,,, dalam artikel ini saya nggak akan memperkenalkannya orang tersebut apa lagi membahasnya. Hehehe.. Karena seperti game yang saya gandrungi yaitu “Get Rich” bila kita belum me-landmark property yang sudah capek-capek kita bangun, masih bisa direbut sama orang lain. Begitupun cinta kalo belum di-landmark dengan ikatan pernikahan alias cuma pacaran apa lagi cuma gebetan masih bisa jadi milik orang. (semi curcol). Dan dalam “Get Rich” ini hal yang biasa..
Mari fokus aja ke Get Rich.. :p



Saya terhitung sangat telat mengikuti game ini, but it’s okay. Beberapa review di google tentang game “Get Rich” adalah mengenai tips untuk menjadi game master atau membesarkan peluang menang dalam setiap kompetisi yang sedang berlangsung. Sedangkan versi saya ingin menghubungkan antara nilai-nilai yang ada dalam permainan ini untuk bisa diterapkan dalam dunia nyata. Memang permainan ini asyik, saya sendiri mengakui banyak membuang waktu ketika main game ini. Sehingga daripada hanya hebat dipermainan semata, saya ingin mengajak “pecandu” Get Rich untuk mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari. Yes! Kehidupan nyata. Bagaimana penerapannya..

“Get Rich” merupakan pengembangan dari Game Monopoli yang udah ada hampir 100 tahun  yang lalu. Penjelasan tentang monopoli silakan klik disini. Elemen  Pokok:
1.     Papan permainan adalah hidup itu sendiri
2.    Dadu adalah nasib
3.    Karakter adalah Kita

4.    Kartu kesempatan adalah Keberuntungan
Contoh isi kartu kesempatan yang menurut saya terbagus

5. Pendant adalah kompetensi kita 

Gak ada salahnya kalau kita ketagihan dalam permainan ini sampai ketingkat master. Yang penting jangan sampai jadi orang autis ngadep android mulu ya.. hehe. Karena saya juga sempat jadi korbannya, hahaha
·         Get Rich / Monopoli adalah Replika Berinvestasi
Nilai positif dari permainan monopoli juga diungkapkan oleh penulis investor ternama yaitu Robert T. Kiyosaki. Dia bisa sesukses sekarang salah satu faktornya adalah dia penggemar permainan monopoli saat dia masih kecil. Ketika dewasa permainan ini diterapkannya dalam wujud dunia nyata. Dia menyatakan bahwa membeli tanah lalu rumah sampai dibangun hotel adalah passive income yang nilainya bertambah seiring berjalannya waktu. Jadi, memang Om Robert ngajarin kita untuk investasi di property.



·         Mengelilingi satu putaran sama dengan mendapat Gaji.
Masih dari Om Robert, memang tidak semua orang beruntung dilahirkan dari kalangan orang kaya. Seperti dia misalnya, dia bilang bahwa ayah kandungnya merupakan seorang poor dad atau ayah miskin, biarpun bergelar doctor. Namun dia belajar dari Rich dad ayah kaya yang merupakan ayah teman mainnya, dari orang inilah dia mendapat banyak pencerahan tentang kecerdasan financial.Bahwa mengumpulkan gaji itu perlu waktu, sedangkan investasi hanya perlu ketekunan berpikir cerdas.


·         Beli atau tidak membeli harus memiliki
Jadi dalam get rich atau monopoli itu tidak ada belas kasihan antar pemain. Jadi tidak bisa kita menyayangkan untuk tidak membeli sesuatu, atau konsekuensinya hanya jadi penyewa. Padahal biaya sewa dari waktu ke waktu terus naik. jadi kalau tidak memiliki sumber penghasilan, kita gak Cuma dibuat miskin tapi bangkrut dan harus “out” dari permainan. Gak lucu kan?, udah bangkrut tapi masih mantengin pemain yang lagi enjoy bersaing? Cara memilikinya gimana selain membeli? Saya rasa pemain Get Rich sejati tahulah gimana cara lain yang harus ditempuh..


Nah ini yang penting untuk diresapi, bahwa dalam dunia globalisasi kita seperti bermain Get Rich. Mau punya atau hanya sewa? Ini Cuma pendapat saya pribadi, nggak mau nyinggung siapa2, lho.. Nggak lucu kan ditanah Negara kita yang kaya, terus kita bekerja puluhan tahun tapi nggak punya rumah? Padahal Amerika entah siapa nama bosnya Freeport yang bukan WNI bisa memiliki dan mengeksploitasi sumber daya alam Indonesia selama seumur hidup bapak saya (60 an tahun) bahkan belum habis sampai sekarang emasnya. “Disitu kadang saya merasa sedih”. Saya akui rakyat kita masih less motivation that is why we less productivity. Jadi semoga kita gak Cuma jadi penontoh saja, tapi harus turut bermain didalam dunia global.(Turut menyemangati diri sendiri)


·         Tak harus punya semua, yang penting monopoli!
Semua pemain pada awalnya diberi modal yang sama kecuali yang pendant nya memiliki kelebihan untuk menambah modal. Maka harus pandai-pandai mengelola uang. Dan pastinya harus tahu tempat-tempat strategis yang bernilai mahal dalam hal biaya sewa. Monopoli dalam Get Rich adalah triple monopoli warna dan monopoli Tourism.


·         Siapa Cepat dia dapat
Kadang kalau udah mampir dipenjara atau pulau terpencil repot jadinya. Apalagi kalo sinyalnya gak stabil? hadeuh.. Soalnya apa yang dilewati setelah itu sudah jadi milik orang, jadi terpaksa bayar sewa. Artinya, memang siapa yang cepat dia yang mendapatkan, filosofi ini memang harus diterapkan dalam hidup. Seperti Get Rich kalau telat ya akhirnya miskin juga karena kalaupun mengambil alih, harga juga lebih mahal, apalagi kalau di-landmark semakin tidak mungkin harga untuk dijangkau. Jadi mumpung masih muda, mari beli rumah, hehe


·         Practise make perfect
Semakin kamu sering dan punya jam terbang tinggi, semakin terasah instting kamu dan meningkat pula kualitas pendant, dadu, karakter, diamond, dan uang/gold yang dikumpulkan. Biar kalah jangan menyerah. Kalau hidup bisa seperti ketekunan para pecandu get rich, pasti kita akan sukses.



Oke. Itu sih pendapat saya  tentang game get rich yang asyik dan kereeeen..  Jadi saya melihat dalam game-pun juga ada hikmah yang bisa kita petik untuk diterapkan dalam kehidupan nyata. Let’s Get Rich For Real Life!


No comments:

Post a Comment

Pages